Semua bermula dari tempat kerja yang sama. Kami hanyalah dua orang asing—bahkan belum saling tahu nama satu sama lain. Hingga sebuah panggilan singkat terdengar, sederhana namun berkesan: “Iqra’-manusia.” Tak pernah kami sangka, dari sapaan yang nyaris bercanda itu, sesuatu mulai tumbuh. Perasaan yang sebelumnya tak pernah kami rencanakan, perlahan menemukan jalannya sendiri. Di antara rutinitas kerja dan hari-hari biasa, ada rasa yang diam-diam menjadi istimewa. Orang Asing Menjadi Rumah Dari sebuah panggilan sederhana,kami mulai mengenal satu sama lain—tentang kelebihan dan kekurangan, visi dan misi, serta mimpi-mimpi yang ingin kami wujudkan bersama. Perlahan, kebersamaan itu tumbuh menjadi rasa nyaman, dan dari sanalah kami belajar bahwa cinta bukan hanya tentang rasa, tetapi tentang tujuan yang sejalan