2021 | Sapaan di Balik Layar Semesta memulai cerita kami dengan cara yang sederhana, melalui jemari yang saling menyapa di Instagram. Saat itu, sapaanmu hadir sebagai warna baru yang mengisi hari-hariku. Kita mulai saling mengenal, berbagi tawa, dan membangun mimpi melalui barisan pesan singkat yang tak pernah putus. 2022 | Jeda dalam Kesunyian Namun, tidak semua perjalanan berjalan mulus. Ada waktu di mana semesta meminta kita untuk berhenti sejenak. Kami sempat menjadi dua orang asing yang kembali menempuh jalan masing-masing. Di tahun ini, sunyi menjadi teman dan komunikasi kami pun terputus oleh jarak yang tak kasatmata. Akhir 2023 | Sapaan yang Memulangkan Rasa Tuhan selalu punya cara yang indah untuk menyatukan kembali apa yang telah Dia gariskan. Di penghujung tahun 2023, di saat aku (Tita) sedang merasa letih dengan penatnya tugas kuliah, sebuah pesan darimu hadir kembali. Bukan sekadar sapaan, tapi sebuah dukungan tulus yang seketika menghapus lelahku. Di situlah aku sadar, sejauh apa pun kamu pergi, hatimu selalu tahu jalan untuk pulang. 2024 - 2025 | Komitmen Tanpa Kata Di awal 2024, kamu (Risan) memberanikan diri untuk melangkah ke rumahku, membuktikan bahwa niatmu bukan lagi sekadar singgah. Sejak hari itu, kami sepakat untuk berjalan bersama. Kami tak pernah memiliki "tanggal jadian" seperti pasangan lainnya, karena bagi kami, kasih sayang ini tidak butuh peresmian, melainkan pembuktian setiap hari. 03 Januari 2026 | Satu Tanggal untuk Selamanya Setelah sekian lama berjalan tanpa satu tanggal pasti untuk dirayakan, kini tibalah saatnya. Di tanggal 03 Januari 2026, kami akan mengukir tanggal paling sakral dalam hidup kami. Hari di mana sapaan di Instagram beberapa tahun lalu akan berujung pada janji suci di depan saksi dan penghulu. Sebuah awal untuk perjalanan panjang yang kami sebut: Selamanya.