Diantara ribuan langkah dalam hidup, kami dipertemukan secara tak terduga, sepertinya semesta memang sengaja merangkainya. Dari tatap yang tak sengaja, tumbuhlah percakapan sederhana. Dari pertemanan, hadir kenyamanan. Perlahan, rasa itu tumbuh menjadi cinta. Ragu pernah menjadi bayang, tapi keteduhan dan sandaran adalah penolong dalam genggaman.