Waktu berjalan, kesibukan masing-masing membuat kami saling menjauh tanpa benar-benar berpamitan. Hingga takdir kembali mempertemukan kami lewat cara yang paling sederhana: sebuah REEL INSTAGRAM. Dari satu interaksi kecil, obrolan berkembang menjadi lebih hangat. Dari sekadar balas komentar menjadi saling menanyakan kabar. Perlahan, pendekatan itu tumbuh menjadi sesuatu yang lebih serius—lebih tulus.