10 Tradisi Unik Pernikahan Di Seluruh Dunia

Tiap daerah pasti mempunyai tradisi unik di acara pernikahan masing-masing, contoh didaerah jawa timur ada salah satu proses buang ayam kampung ke salah satu sungai yang paling besar, bilamana ketika waktu mengantar salah satu calon mempelai harus melewati sungai besar, seperti sungai brantas atau bengawan solo. Seperti yang mimin kutip dari listverse.com dan idntimes.com , 10 tradisi ini membuat mimin terperangah dan takjub ternyata di dunia yang luas ini ada tradisi yang benar-benar unik  looo, dan salah satunya ternyata ada dari Indonesia juga hehe.

10. Perancis – Menemani Tamu Yang Datang Ke Rumah Hingga Pulang

nahhh sebel nggk gan, kalau malam pertama kalian yang harusnya dijalani dengan khusuk ehhh malah diganggu oleh tamu, memang sih menghormati tamu itu hukumnya wajib, tetapi yang satu ini kasusnya beda, karena sang tamu ini bukannya datang ketika jam normal tetapi datang pada jam 10 malam keatas, apalagi mereka datang bukan kulonuwon dulu, tetapi niatnya memang mengganggu malam pertama kalian dengan memukul baskom, atau barang-barang disekitar rumah yang bisa menghasilkan bunyi, seperti botol bekas, tempat sampah, pot bunga pokoknya gaduh deh, nahh si pengantin baru wajib melayani mereka dengan menyediakan minuman, cemilan bahkan ngasih duit, jika sang tamu merasa terpuaskan dengan pelayanan tuan rumah maka mereka akan pergi.

Sumber gambar : pinterest.com

bagaimana kalau dicuekin aj min? wahhh bahaya gan, usut punya usut ternyata kalau dicuekin maka akan terjadi proses penculikan ke pengantin pria, dan si pria ini yang seharusnya menemani sang istri baru malah dianter para penculik ke tempat yang jauh dari rumahnya, yang parahnya lagi, kalau sang tamu yang tak terpuaskan ini bisa melenanjangi pakaian sang pria, jadi sang pengantin pria pulang kerumahnya sambil membawa barang gondal gandul diantara selangkangannya hahahhaha.

9. Mauritania – Memaksa Anak Perempuan Agar Gemuk

kali ini dari negara dari benua Afrika gan, jika status wanita dari sang calon pengantin ini mempunyai berat badan yang tidak ideal gemuk (ingat di Muritania wanita gemuk itu ideal) maka sang wanita harus melalui ritual penggemukan badan dulu hehehe, mimin kira sapi aj yang bisa di glondong, ternyata di mauritania wanita yang mau merid dan mempunyai berat badan yang dianggap kurus maka harus di glondong dengan makanan berlemak agar badannya melar dulu.

Sumber gambar :  clarku.edu

Ternyata Sejak berusia 5 tahun, anak perempuan di Mauritania akan dibawa ke sebuah kamp untuk menaikkan berat badan anak perempuannya itu. Anak perempuan itu akan di paksa untuk makan dalam jumlah besar (bisa mencapai 16.000 kalori perhari) agar berat badannya terus bertambah. Hal ini dilakukan karena memang penduduk Mauritania percaya bahwa wanita yang memiliki tubuh yang besar memiliki banyak ruang untuk meyimpan hati suaminya, hemmm gak masuk akal tapi gimana lagi, ini kan tradisi mereka ya gan hehe. Selain itu, ukuran wanita juga menjadi tolak ukur kekayaan suaminya. Hingga saatnya tiba, sang pengantin pria akan memilih calon pengantin wanitanya dan jika sang perempuan ini tidak gemuk maka sang pria ini akan membuat perjanjian dengan keluarga wanitanya agar melalui proses yang mimin sebutkan diatas hehe.

mau tau bagaimana standard wanita cantik ideal di mauritania, silahkan perhatikan gambar dibawah ini ye gan

Sumber gambar : www.deraeymaeker.com

 

8. Skotlandia – Disiram Dengan Benda Yang Menjijikan

 

Sumber gambar : sugarweddings.com

sekarang kita menuju benua biru, yaitu skotlandia. Di Skotlandia ada sebuah tradisi pernikahan yang disebut dengan The Blackening. Yaitu sebuah tradisi dimana kedua pengantin akan di siram oleh benda yang menjijikan, mulai dari putih telor, ikan mati, makanan busuk, susu kental, lumpur dan lain-lain. Kemudian keduanya akan diikat pada sebuah pohon atau diikat dibagian belakang sebuah kendaraan terbuka. Tujuannya untuk membuat mereka menjadi tidak nyaman dan disaksikan oleh banyak orang. Hal ini dipercaya oleh penuduk Skotlandia bahwa hal ini akan membuat mereka bisa bertahan ketika menghadapi cobaan yang disebabkan oleh pernikahannya. hemmm masuk akal juga ya kalau dilihat dari nilai filosofi nya.

7. China – Mempelai Wanita Harus Menangis

 

Sumber gambar: explorezhangjiajie.com

Bagi orang Tujia di China, pengantin wanita harus menangis di hari pernikahannya. kalau tidak nangis maka pernikahan tersebut bisa digagalin looo gan, alias tidak sah. Kenapa sih min kok pake acara gitu segala? Karena orang tua disana percaya, bila pengantin wanita menangis, berarti menunjukkan rasa kasih sayang dang ungkapan rasa terimakasih kepada keluarga mempelai pria. Bila mempelai wanita tidak menangis, berarti tamu undangan akan memandang rendah pengantin wanita tersebut. Oleh karena itu, sebulan sebelum upacara pernikahan, pengantin wanita akan berlatih menangis selama satu jam tiap malam. Kemudian sepuluh hari kemudian, ibunya akan ikut berlatih, kemudian diikuti oleh nenek dan saudara perempuannya. Karena mereka percaya air mata menandakan sukacita dan harapan, hemmm ternyata ada pelatihannya dulu ya sebelum acara, bahkan ada gladi kotor plus gladi bersihnya juga wah wah wahh memang well prepared nihhh di sana.

6. Mongolia – Memilih Tanggal Resepsi Nikah Dengan Membantai Anak Ayam

 

Sumber gambar:  sugarweddings.com

ahhh masak iya gan ini terjadi betulan, wahh agan dan aganwati ini masih tidak percaya dengan judul saya diatas, didaerah pedalaman Mongolia, untuk menentukan tanggal Resepsi dan akad nikah harus dengan cara menusuh badan anak ayam hingga mati, kemudian salah satu dari mempelai tersebut harus membuka bangkai anak ayam tersebut, dan melihat apakah  organ hati anak ayam tersebut segar atau berpenyakitan, jika masih segar dan sehat maka tahun ini kedua mempelai akan membicarakan tanggal nikahnya, jika yang ditemukan sebaliknya maka terpaksa acara kimpoinya ditunda tahun depan…hikz tertunda lagi deh acara belah durennya.

5. India – Menikah Dengan Pohon Pisang

sekarang kita menuju negara acha acha pahe pahe, di india perhitungan kecocokan tanggal lahir antara pria dan wanita sebelum menikah masih dijunjung tinggi, jika ada pasangan nikah yang tidak cocok wetonnya (kalau orang jawa bilang) maka sang wanita harus melakukan prosesi nikah dengan Pohon Pisang.

Sumber gambar: Moheen Reeyad

penyebabnya apa gan? jadi kalau sang pasangan tidak melakukan ritual tersebut maka sang pria akan mati muda, dan usia pernikahannya pun bisa seumur jagung, sang istri pun akan menambah populasi janda di sana, untuk mencegah hal tersebut maka harus melakukan ritual yang mimin sebutkan diatas. setelah prosesi tersebut maka pernikahan dengan mempelai pria pun bisa dilakukan, dan denger-denger yang melakukan hal ini bukan kalangan orang kampung aj loo gan, bahkan sekelas artis Aishwarya Rai juga mempraktekan amalan ini loo, hemmm india memang masih menjunjung tinggi tradisi unik-uniknya.

4.  Yunani – Memecahkan piring

 

Sumber gambar: all-that-is-interesting.com

Di Yunani, tamu undangan biasanya membawa hadiah pernikahan berupa barang pecah belah yang kebanyakan berupa piring. lahhh anehnya dimana nih gan, ternyata hadiah tersebut yang harusnya disimpan, justru dipecahkan dengan cara dilemparkan, diinjak ataupun dibanting. Tujuan dari ini adalah dengan melempar piring tersebut akan menimbulkan suara yang keras yang akan mengusir roh jahat dalam pernikahan mereka.

3. Kenya – Meludahi Kedua Mempelai

Kenya merupakan negara yang terletak di Afrika bagian timur, disini terdapat suku Masaai, bagi agan dan aganwati yang suka melihat acara Nat Geo Wild pasti familier dengan suku yang suka memburu Raja padang pasir alias Singa ini. Disana juga ada tradisi nikah yang unik juga looo gan, awalnya anak-anak perempuan Suku Maasai di Kenya tumbuh seperti biasa. Namun, dalam pernikahan para wanitanya diberikan kepada pria yang mereka tidak tahu siapa dan jauh lebih tua dari diri umur mereka sendiri.  Saat momen pernikahan tiba, pengantin akan mengemasi semua barangnya dan mengenakan perhiasan terbaik. Lalu, sang ayah mempelai wanita meludahi kepala dan payudara pengantin sebagai berkah. Hal itu dikarenakan perjalanan jauh untuk sampai ke rumah barunya. Ritual meludahi itu dimaksudkan pula untuk menangkal nasib buruk yang terkadang wanita rasakan dari keluarga mempelai pria yang kadang akan menghina pengantin wanita.

Sumber gambar: thelanguageoflovein20cultures.blogspot.com

saat prosesi nikah, giliran bapak dari sang pengantin laki-laki yang meludahi kepala dan badang kedua pasangan ini, hemmm hari bahagia mereka malah jadi bau ludah, tapi tradisi memang mempunyai alasan tersendiri.

2. Pencurian sepatu di India

 

Sumber gambar: all-that-is-interesting.com

Balik lagi ke Negara yang mempunyai penduduk terbanyak no. 2 di Dunia ini. Di beberapa tempat di India, dalam resepsi pernikahan, si pengantin pria diharuskan mencopot sepatunya sebelum mencapai altar pernikahan. Seluruh keluarga dari pengantin wanita akan mencoba untuk mencuri atau mengambil sepatu tersebut sedangkan keluarga dari sang pengantin pria akan mencoba untuk menjaganya agar tidak diambil. Jika sepatu itu berhasil direbut, maka keluarga dari pengantin wanita berhak untuk meminta imbalan demi mengembalikan sepatu milik pengantin pria.

1. Borneo, Kalimantan – Tidak Buang Air Selama Tiga Hari

 

Sumber gambar: creativecultureint.com

Akhirnya sampai juga ke Negara tercinta kita Indonesia. Bagi orang Tidong, Kalimantan, melarang para pengantin pria dan wanita menggunakan kamar mandi selama tiga hari setelah pernikahan, dalam artian mereka tidak boleh buang air besar dan kecil selama tiga hari itu. Karena mereka percaya, bila mereka melanggar aturan tersebut akan membawa hal mengerikan bagi kedua pasangan. Seperti menimbulkan perselingkuhan dan kematian bagi anak-anak mereka di usia yang sangat muda. Selama tiga hari, kedua pasangan akan diawasi dan diberikan makan dan minuman yang cukup. Setelah tiga hari, kedua pasangan akan dimandikan dan diizinkan untuk kembali ke hidupan yang normal. hemmm kira-kira kuat nggk ya nahan hal tersebut.

nahhh benar-benar unik ya gan, kita bersyukur kalau ritual yang unik yang berkesan aneh tersebut tidak terjadi di budaya kita, tapi apapun alasannya kita harus menghargai budaya dan tradisi mereka, setuju kan.

Previous

Next