Pesta Pernikahan Outdoor di Kebun Bambu

Pernikahan memang menjadi momen sakral yang terjadi sekali seumur hidup. Sebagai acara untuk menyatukan ikatan pasangan kekasih, sudah sepantasnya pesta pernikahan dirayakan dengan menarik agar dikenang hingga waktu yang lama.
Tentu semua orang punya pilihan masing-masing untuk merencanakan kesuksesan acara pesta pernikahan mereka. Biasanya impian pernikahan syarat akan kemewahan dan kemeriahaan. Tentu ada banyak tema yang bisa direncanakan untuk menciptakan pernikahan yang unik.

Salah satu konsep pernikahan yang terbilang tak biasa, yakni tema kebun bambu yang saat ini tengah viral. Tidak hanya terkesan sederhana, pesta pernikahan ini juga menyajikan tema yang unik dan alami dari kebun pohon-pohon bambu.

Disertai dengan hidangan prasmanan menggunakan alas daun pisang dan keranjang bambu, tentu terasa seperti nuansa zaman dahulu kala. Selain itu, bangku-bangku untuk para tamu juga disediakan dari kursi kayu dan bambu, sehingga menambah keunikan dari pesta pernikahan ini.

Keunikan konsep kebun bambu untuk pernikahan ternyata mampu menarik perhatian warganet lo.
Foto-foto tema pernikahan kebun bambu ini pertama kali diunggah akun Facebook Siti Nurkhasanah pada Senin (29/1/2018). Dalam keterangan foto, tertulis bahwa pasangan pernikahan tersebut berlokasi di Pasar Papringan, Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Nuansa kebun bambu tentu memberikan kesan yang menyenangkan dan tidak sumpek. Unggahan Siti tentang pernikahan unik itu bahkan mencapai lebih dari 34 ribu dibagikan warganet dan 6 ribu respons di Facebook-nya.

Meski menarik, pasangan lainnya yang ingin melangsungkan tema pernikahan outdoor semacam ini harus tahu situasi dan kondisi lingkungan dan cuaca.

Warganet yang merasa kagum dengan tema pernikahan ini memeberikan beragam respons positif. Berikut beberapa komentar dar warganet.

“Bagus sekali, unik, dan menyenangkan. Jadi tidak bosan kalau ke acara pernikahan seperti ini,” tulis Eka Rahmawati.

“Ini sebuah pasar jaman dahulu.. dan sebuah perkawinan dimasa lampau. Setidaknya konsepnya seperti itu dijaman dahulu. Bagus,” sahut Edelweis Selawase.

“Keren ya konsepnya… tapi kalo ujan repot juga yah,” komentar Dyah Tanty.

Bagaimana pendapatmu tentang tema pernikahan ini?

 

Btw Penasaran nih gan siapakah sang mempelai kreatif ini ……

selamat ya bagi agan dan aganwati…semoga menjadi pernikahan yang SAMARA sampek jadi kakek nenek amiiinnnn…

Previous

Next